Kenapa ada Ilmu yang Susah?

Padahal dalam rumus motivasional, apapun yang kita inginkan jika kita mau berusaha, Besar kemungkinannya untuk berhasil”. Tapi kenapa ada juga orang yang mengeluh dan menganggab bahwa ilmu itu susah?

Jawabannya sebenarnya ada dalam pragraf di atas. Perhatikan kalimat “Apapun yang kita inginkan” dan kalimat “Jika kita mau berusaha”. Disitu terdapa teke-teki yang menarik. Anda dapat gambarannya kan?

Ini merupakan jawaban saya, terhadap sebuah tulisan di blognya AS yang di tulis Oleh Mas Rudy, waktu itu mengangkat tema Marketing. Dalam komentar saya mengatakan bahwa, ini adalah ilmu yang sulit buat saya mas Rudy.

Tapi dengan semangat motivasi dari mas Rudy, saya tersungkur dengan kalimatnya yang dahsyat”.

Saya menyadari apa yang di ungkapkan oleh mas Rudy disitu. Hanya saja, kalau kita kembali kepada hakikat manusia yang bergerak berdasarkan “titik orientasinya” kemana dan mau apa sih si manusia ini. Apa yang dia mau dan bagaimana cara yang dia kehendaki. Read More »

Posted in opini | 11 Comments

Haruskah Marah dan Menghukum Anak?

Hari ini aku memarahi Rafly, lagi! Si Sulung ini memang rada superior dibandingkan dengan adiknya Raihan. Perkaranya ketika pulang sekolah, Raihan membawa bingkisan yang berisi beberpa macam makanan kecil alias snack. Semua itu di masukkan dalam tas kecil, yang juga merupakan bagian dari bingkisan, hasil dari ultah temannya di sekolah.

Rafly satu sekolah dengan adiknya, Raihan. saat pulang sekolah itulah, ia melihat Raihan dengan sumringah membawa bingkisan, seketika itu, rasa  iri dan sangat bernafsu Ia ingin mengambilnya dari tangan Raihan.

Sejak di motor, raihan sudah mewanti-wanti bahwa “itu punya aku kak, aku dapat dari ulang tahun”. Saat itu rafly tidak terlalu merespon, dia hanya melirik ke Raihan dengan wajah yang sangat Cool. Mungkin dalam hatinya berkata, “tunggu rai sampai di rumah baru aku rebut!” Read More »

Posted in Renungan | 6 Comments

Menulis Cocok Untuk Orang “Telmi”

Lagi-lagi menulis, apakah anda bosan?

Saya terfikir kenapa seorang yang “telmi” alias telat mikir itu perlu dan sangat penting untuk mensegerakan menulis? Sebab, ada satu hal yang mempertemukan kedua sifat ini.

Menulis adalah proses alamiah, ungkapan hati dan emosional seseorang. Adapun kualitas dan daya tarik tulisan yang diciptakannya akan bergantung dengan apa yang diketahuinya. Dan hal itu biasanya bergejolak pada masa tertentu.

Gejolak itu biasanya karena adanya dorongan idealisasi dan benturan realitas yang ada. Yang ingin saya tekankan adalah, menulis mendahulukan factor emosional daripada factor akal. Read More »

Posted in Tentang Menulis | 6 Comments

Popularitas Keong Racun Efek Video Porno Ariel

Percaya atau tidak, video keong racun yang di lipsing oleh Jojo dan Shinta, sama sekali tidak ada sensasinya. Dilihat dari isi dan juga vulgaritas yang berbau mesum. Mereka tidak menyentuh kea rah sana.

Tapi kenapa kedua ABG ini sepertinya mendapat tempat yang begitu heboh dihati masyarakat Indonesia saat ini? Padahal, mereka hanya joget-joget bebas ala anak remaja, sambil ikut bernyanyi mengikuti irama lagu Keong Racun. Sama sekali tidak ada poin yang bisa di propagandakan disitu.

Lain banget dengan video Ariel Luna maya dan Cut Tari, yang ramai diperbincangkan. Masalah video Ariel, benar-benar serius dan sudah masuk ke ranah hukum. Semuanya yang terkait dengan video mesum itu, adalah hal serius yang akan diselesaikan oleh pihak yang terkait. Read More »

Posted in Issue | 19 Comments

Blogging Dalam Keterbatasan, Tetap Enjoy!

Kali ini saya tertarik untuk mengingat masa lalu di awal memulai blogging.

pada mulanya saya sempat goyah untuk meniti karir jadi seorang blogger. Kegoyahan itu bersumber pada ketakutan dan kekhawatiran akut. Jangan sampai penyakit tidak konsisten, penyakit angot-angotan bisa menyerang saya. Saya tidak ingin menuai rasa malu oleh predikat “angat-angat …. Ayam”. Sekaligus disertai rasa malu-maluin dengan tulisan yang akan saya sajikan nanti.

Pokoknya penuh dengan rasa cemas dengan alasan yang dibuat sendiri. Memalukan!

Satu hal lagi, yang memalukan sekaligus menjadi pelajaran berharga buat saya, saat itu. Bahwa motivasi awal membangun blog, karena ingin menjadikan blog sebagai sarana “Meraup Duit”. Anda dengar? “Saya ingin meraup duit dari blog!” namanya juga newbi..hehehe Read More »

Posted in Catatan Kaki | 13 Comments

Blog Baru dan Gaya Baru

Selamat datang untuk pengunjung blog yang masih merah ini. Ibarat bayi yang baru lahir blog ini tentu masih perlu banyak belajar dan penyesuaian diri. Agar mudah diterima dan bisa memberikan “sesuatu” yang bermanfaat

Blog ini adalah blog baru!

Satu pertanyaan besar buat saya sendiri dan anda tentunya. Buat apa saya membuat blog baru? Toh di blog FM saja sudah cukuplah untuk menampung daya fikir saya?

Ibarat wadah, saya merasa perlu untuk membuat kantong-kantong aspirasi. Di blog FM saya merasa auranya terlalu kuat. Sehingga sulit bagi saya berimprovisasi. Seperti yang sudah saya ungkap di situ, bahwa kita perlu wadah khusus untuk menulis, tentang apa saja. Tidak terpaku, hanya pada satu Tema Khusus. Read More »

Posted in Catatan Kaki | 47 Comments

Bersabarlah Kawan

Waktu kecil saya mengenal arti sabar, ketika orang tua menunda pembelian barang-barang mainan yang saya inginkan. Ketika itu permohonan saya disertai dengan tangisan yang hebat. Walau saya meronta, jika orang dewasa yang bersama saya mengatakan tidak, maka saya tidak mendapatkan apa yang saya inginkan terkecuali tangisan dan rontaan yang tak berarti.

Saat saya mempunyai anak. Saya seperti kembali ke masa lalu, dengan peran yang berganti. Kini kata sabar coba saya terapkan pada mereka. Ketika mereka meminta mainan. Saya menunda mengabulkan permintaan mereka dengan kalimat, “nanti yah”. Sabar nak.

Apa jawab mereka? Saya tidak mau sabar ayah! Balasannya tak kalah garangnya. “Saya mau sekarang!” Sambil meronta, menangis, merengek. Terkadang kalau obyek yang diinginkannya sangat menggiurkan, rontahan hebat sekuat tenaga, pasti dilakukan.

Mereka bermohon dengan dengan mengerahkan segenap kemampuan. Read More »

Posted in Renungan | 4 Comments

Menulis itu Penting

Buat yang suka menulis dan merasakan efek positifnya, apalagi mendapatkan nilai keuntungan tertentu, judul di atas sama sekali tidak akan mengganggu pikirannya.

Lalu bagaimana dengan sekelompok kaum yang masih ogah menulis, menganggap sulit menulis apalagi menjadikannya sebuah beban?

Tentu saja, kalimat di atas cukup menggodanya untuk dibaca.atau mungkin lebih tepat kalau dikatakan cukup mengganggunya.

Sebenarnya kalau di analisis dan di teliti dengan menggunakan tenaga ahli dibidangnya. Saya yakin kita akan sampai pada satu kesimpulan positif bahwa, “menulis itu sangatlah penting”. Read More »

Posted in Tentang Menulis | 2 Comments

Penulis Hanya Bisa Melempar Wacana

Jujur saja, sebelum terlibat dalam aktifitas tulis menilis, fikiran sentimentil seperti itu akrab diotak saya.

Coba saja fikirkan, kadang kita membaca artikel di blog, baca koran, atau situs-situs lain yang membuat kita tersadar, terkesimak lalu mengamini. Bahkkan cenderung mengidolakan gagasan yang diungkap.

Kita tidak mengenalnya apalagi untuk akrab dengan sosok si penulis. Ditambah lagi jika tulisan itu, menggunakan jasa ghost writer, tambah tak ketahuan deh siapa sosok dibalik pembuat ide brilian itu.

Lalu pertanyaannya timbul lagi. Benarkah apa yang dibicarakan, sesuaikah apa yang ditulis dengan tindakan kesehariannya? Read More »

Posted in Tentang Menulis | 4 Comments